Hukum Lingkungan

Matakuliah Hukum Lingkungan merupakan mata kuliah wajib yang diberikan di semester 6. Tujuan utama mata kuliah ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai aspek hukum/ regulasi terkait pengelolaan lingkungan.

Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah

Mata Kuliah Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Perencanaan IPAL) secara komprehensif membahas air limbah sejak dari timbulan sampai pembuangan atau pemanfaatan kembali.

Sistem Penyediaan Air Minum

Mata kuliah Sistem Penyediaan Air Minum merupakan mata kuliah keahlian yang diberikan pada semester 6 dengan beban 4 sks. Sebagai mata kuliah keahlian yang akan membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk mendesain sistem penyediaan air minum, maka mahasiswa harus sudah menempuh mata kuliah Plambing dan Satuan Operasi. Pada kedua mata kuliah prasyarat tersebut, kemampuan seperti menghitung dimensi perpipaan dan konsep saluran tertutup sudah dikuasai mahasiswa. Diharapkan dengan mengambil mata kuliah ini, maka mahasiswa dapat belajar dan mengaplikasikan prinsip desain keteknikan termasuk tahapan desain, kriteria desain, pemenuhan persyaratan baku mutu, pertimbangan ekonomi, dan alternative desain dalam perencanaan penyediaan air minum.

Keselamatan

Etika Profesi

Matakuliah ini memberikan bekal sikap profesionalisme dalam bekerja. Mahasiswa akan diberikan materi mengenai etika secara umum, etika dalam Islam dan khususnya dalam bekerja. Diberikan juga gambaran bisnis konstruksi di Indonesia.

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)

AMDAL termasuk dalam kelompok mata kuliah keahlian berkarya (MKKB) yang diberikan pada semester 7 (tujuh) dengan bobot 3 SKS. Pada mata kuliah ini mahasiswa akan dibekali dengan kemampuan untuk menyusun dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Mata kuliah ini perlu diajarkan agar mahasiswa dapat melakukan penilaian kelayakan lingkungan dari setiap rencana kegiatan/pembangunan sehingga setiap dampak lingkungan yang timbul dapat dicegah dan atau dikelola.

Manajemen Proyek

Matakuliah ini memberikan pemahaman pada mahasiswa mengenai bagaimana mengelola sebuah proyek yang baik. Termasuk didalamnya merencanakan sumber daya, membentuk tim, menjadi manager yang efektik, juga audit dan evaluasinya.

Teknologi Daur Ulang

Matakuliah Teknologi Daur Ulang dalam kurikulum 2013 termasuk dalam kelompok pilihan yang diberikan pada semester 5 (lima) dengan bobot 2 SKS. Pada mata kuliah ini mahasiswa akan dibekali dengan pengetahuan tentang konsep tentang integrated resources recovery dan inteknologi daur ulang pada pengolahan limbah cair dan limbah padat/sampah. Mata kuliah ini perlu diajarkan agar mahasiswa dapat menjelaskan model integrated resources recovery pada skala perkotaan dan atau kawasan industri untuk menunjang efisiensi penggunaan sumberdaya alam.

Pengelolaan Air Lanjut
Mata kuliah Pengolahan Air Lanjut merupakan mata kuliah pilihan yang diberikan pada semester 7 dengan beban 2 sks. Materi mata kuliah ini merupakan lanjutan dari mata kuliah SPAM, sehingga mahasiswa yang berminat pada bidang keahlian pengolahan air minum. Dengan mengambil mata kuliah ini diharapkan mahasiswa lebih memahami tentang unit pengolahan air dengan teknologi yang lebih tinggi sehingga mahasiswa dapat mendesain unit-unit tersebut.

Perusahaan Air Minum
Mata kuliah Perusahaan Air Minum merupakan mata kuliah pilihan yang diberikan pada semester 7 dengan beban 2 sks. Mata kuliah ini diberikan kepada mahasiswa yang berminat mendalami bidang air minum sehingga sebagai prasyarat mahaiswa harus telah mengambil mata kuliah SPAM. Dengan mengambil mata kuliah ini diharapkan mahasiswa lebih memahami tentang seluk beluk perusahaan air minum di Indonesia dan bagaimana manajemen suatu perusahaan air minum.

Korosi dan Proteksi Katodik
Mata kuliah Korosi dan Proteksi Katodik merupakan mata kuliah pilihan yang dapat diambil mulai semester V. Untuk mengambil mata kuliah ini, mahasiswa harus terlebih dahulu mengambil mata kuliah prasyarat, yaitu mata kuliah Kimia Lingkungan II. Dengan bekal pengetahuan dari mata kuliah prasayarat tersebut diharapkan mahasiswa lebih mampu memahami mata kuliah. Pada mata kuliah ini, mahasiswa diajarkan tentang korosi mulai dari teori dasar sampai proses terjadinya korosi. Selanjutnya mahasiswa diajarkan proteksi katodik, yang meliputi konsep, metode, aplikasi, cara instalasi dan cara mengoperasikan serta memeliharanya. Mata kuliah ini sangat dibutuhkan untuk mendukung mata kuliah yang berkaitan dengan pengolahan air seperti SPAM dan PIPAL terutama berkaitan dengan pemeliharaan instalasi bangunan.

Pengolahan Limbah Lanjut
Mata Kuliah Pengolahan Limbah Lanjut (PLL) menjabarkan permasalahan dan solusi terkait dengan pencemar di dalam air limbah yang tidak dapat diolah dengan menggunakan teknologi konvensional. Mata kuliah ini terutama menjelaskan teknologi terkini didalam solusi pengolahan air limbah.

Pengolahan Limbah Secara Alamiah
Pengolahan Air Limbah Secara Alami (PALSA) bertujuan untuk menjelaskan teknologi pengolahan air limbah yang minim penggunaan energi eksternal dan minim penggunaan peralatan mekanis dengan sedapat mungkin memanfaatkan proses yang ada di alam. Metode pengolahan ini biasanya digunakan di daerah tropis, meskipun tidak menutup kemungkinan digunakan di daerah dengan iklim yang berbeda.

Pengelolaan Limbah Industri
Kedudukan mata kuliah Pengelolaan Limbah Industri (PLI) dalam kurikulum 2013 termasuk dalam kelompok pilihan dengan bobot 2 SKS. Pada mata kuliah ini mahasiswa akan dibekali dengan pengetahuan tentang konsep pengelolaan limbah idustri secara terintegrasi dan berkelanjutan. Mata kuliah ini perlu diajarkan agar mahasiswa dapat menjelaskan berbagai konsep atau model industri ramah lingkungan (eco-industry).

Bioteknologi Lingkungan
Mata kuliah Bioteknologi Lingkungan merupakan mata kuliah pilihan dengan bobot 2 sks. Materi dalam mata kuliah ini menyangkut pemanfaatan aktivitas mikrobial dalam remediasi lingkungan tercemar dan aplikasi konsep resource recovery yang relevan dengan pemanfaatan aktivitas microbial tersebut. Untuk dapat mengambil mata kuliah ini, mahasiswa harus sudah mengambil mata kuliah mikrobiologi lingkungan dan satuan proses sehingga telah mendapatkan materi mengenai jenis dan karakteristik kelompok-kelompok mikroba, metabolism mikroba, perkembangbiakan, perannya di lingkungan serta dasar-dasar proses biologis.

Daur Ulang Air Limbah
Mata Kuliah Daur Ulang Air Limbah terkait erat dengan konsep di dalam Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (Perencanaan IPAL). Di dalam mata kuliah Perencanaan IPAL ditekankan pada orientasi penggunaan ulang air limbah terolah. Mata Kuliah ini bertujuan untuk menjelaskan lebih lanjut terkait dengan daur ulang tersebut, dalam relevansinya dengan kebutuhan air, resiko, dan aplikasi di lapangan.

Perencanaan Landfill
Matakuliah ini termasuk kelompok matakuliah pilihan bidang teknologi lingkungan sub bidang persampahan. Prasyarat dari matakuliah ini adalah Pengelolaan Persampahan. Perencanaan landfill mempunyai bobot 2 sks, urgensi dari matakuliah ini adalah dalam rangka memberikan gambaran kepada mahasiswa untuk dapat merencanakan lokasi pengolahan sampah akhir di suatu wilayah sesuai standar yang mengutamakan aspek lingkungan dalam desain, operasional maupun pasca operasinya.

Konversi Limbah Menjadi Energi
Matakuliah ini merupakan matakuliah pilihan bidang Teknologi Lingkungan dengan sub bidang Persampahan. Materi dalam mata kuliah ini mencakup potensi pemanfaatan limbah untuk dijadikan energi melalui pengolahan termal dan biologis serta apa saja yang harus dipersiapkan apabila akan diimplementasikan dalam bentuk proyek baik skala pilot maupun komersial.

Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
Matakuliah ini merupakan matakuliah pilihan dalam konsentrasi Pengelolaan Sampah. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjadi trend pengelolaan sampah di Indonesia saat ini. Tujuan matakuliah ini adalah mengenalkan kepada mahasiswa bahwa sampah wajib dikelola oleh siapa saja yang menghasilkannya, tidak hanya tanggung jawab dari pemerintah saja. Diharapkan dengan mengikuti matakuliah ini mahasiswa dapat merencanakan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat di suatu lokasi.

Pengolahan Lindi
Matakuliah ini merupakan matakuliah pilihan bidang Teknologi Lingkungan dengan sub bidang Persampahandengan prasyarat telah menempuh matakuliah Pengelolaan Persampahan. Matakuliah pengolahan lindi berisikan materi terkait proyeksi timbulan lindi dan potensi pencemarannya serta penekanan terhadap aspek perencanaan pada berbagai alternatif pengolahannya, baik secara fisik, kimia maupun biologis. Matakuliah ini sangat penting dalam rangka matakuliah pengelolaan persampahan dan dalam rangka menerapkan konsep suistainable landfill. Diharapkan setelah mengikuti matakuliah ini, mahasiswa dapat memahami dan merencanakan sistem pengolahan lindi yang berasal dari landfill.

Pengelolaan Lingkungan Tambang
Mata kuliah Pengelolaan Lingkungan Tambang adalah mata kuliah pilihan yang tergolong kedalam mata kuliah pilihan manajmen kualitas lingkungan dengan bobot 2 SKS. Didalam mata kuliah ini mahasiswa diajarkan untuk memahami aspek teknis dari berbagai pengelolaan lingkungan di industri pertambangan yang meliputi Amdal pertambangan, teknik pengelolaan limbah tambang dan reklamasi pasca tambang. Matakuliah ini akan sangat mendukung mahasiswa dengan minat karir di industri pertambangan.

Pengelolaan Pencemaran Laut
Mata kuliah Pengelolaan Pencemaran Laut merupakan mata kuliah pilihan yang dapat diambil mulai semester V. Untuk mengambil mata kuliah ini, mahasiswa harus terlebih dahulu mengambil mata kuliah prasyarat, yaitu mata kuliah Kimia Lingkungan II. Dengan bekal pengetahuan dari mata kuliah prasayarat tersebut diharapkan mahasiswa lebih mampu memahami mata kuliah Pengelolaan Pencemaran Laut ini. Mata kuliah ini mengajarkan kepada mahasiswa tentang berbagai hal mengenai pengelolaan pencemaran di wilayah laut dan sekitarnya mulai dari kondisi oceanografi, sumber pencemar dan dampaknya, termasuk juga kasus-kasus seperti pencemaran minyak, pembuangan limbah di laut, dumping, pembuangan limbah radioaktif, dan penambangan di laut. Selain itu mahasiswa juga dikenalkan dengan konsep pengelolaan daerah pesisir dan laut berbasis masyarakat. Untuk lebih meningkatkan pendalaman mata kuliah ini, mahasiswa diberi tugas untuk melakukan survey terhadap kondisi pesisir di wilayah DIY serta membuat kajian dan mempresentasikan hasilnya di hadapan teman-temannya sendiri.

Analisis Risiko Lingkungan
Kedudukan matakuliah Analisis Risiko Lingkungan (Environmental Risk Assessment) dalam kurikulum 2013 termasuk dalam kelompok pilihan dengan bobot 2 SKS. Pada mata kuliah ini mahasiswa akan dibekali dengan pengetahuan tentang penilaian risiko lingkungan yang ditimbulkan oleh bahaya lingkungan (environmental hazard) baik yang bersumber dari aktivitas manusia (antrophogenic) maupun sumber alamiah (natural hazard). Mata kuliah ini perlu diajarkan agar mahasiswa dapat menjelaskan berbagai konsep dan metode yang dipergunakan dalam penilaian risiko lingkungan.

Sanitasi Negara Berkembang
Salah satu tujuan Millenium di dalam Millenium Development Goals (MDGs) adalah menjaga keberlanjutan Lingkungan. Salah satu permasalahan di negara berkembang adalah masih rendahnya cakupan dan kualitas sarana sanitasi yang ada. Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan gambaran tantangan yang muncul di dalam penyediaan sistem sanitasi yang layak di dunia berkembang, khususnya di Indonesia.

Teknologi Remediasi
Mata kuliah Teknologi Remediasi (2 SKS) adalah mata kuliah pilihan yang tergolong kedalam kelompok Manajemen Kualitas Lingkungan. Didalam mata kuliah ini mahasiswa diajarkan untuk memahami prinsip dasar pencemaran tanah

Tugas Akhir
Pekerjaaan Mandiri yang dimbimbing, Bidang yang dapat dipilih adalah :
1. Studi Kelayakan
2. Perancangan/Desain yang didasarkan atas    studi pustaka dan studi lapangan
3. Penelitian di laboratorium atau penelitian di lapangan

High Rate Water Treatment Plant System: Successful Implementation

Mohajit
Research Fellow of Alexander von Humboldt Foundation Germany – 2002
Institute of Technology Bandung – Indonesia
Email:

 Abstract

The High Rate Water Treatment Plant (HR-WTP) system, which is inexpensive, effective and efficient, has been developed to reduce the common operational problems, and also as an alternative for the development of water treatment plant systems capacity in Indonesia. HR-WTP-system is superior to those of conventional WTP-systems in respect to its capacity, performance, as well as operational liability of the system. Mathematical model of the HR-WTP system had been developed and simulation using the mathematical model as well as field observation had been clarified.

Implementation of HR-WTP-system in up-rating of the Dekeng-WTP system at PDAM Kota Bogor proved successful in increasing the plant capacity from its original of 500 Lps to more than 1200 Lps. Another successful application of HR-WTP-system was experienced in the upgrading and up-rating of the Pedindang-WTP system at PDAM Kota Pangkalpinang where the plant capacity can be increased from its original of 50 Lps to 300 Lps. The performance of the WTP-system was also significantly improved from poor performance to very good performance.

Keywords : conventional system, filtration rate, high rate system, surface loading

Contributor and Victim – Indonesia’s Role in Stone Island Soldes Global Climate Change with Special Reference to Kalimantan