Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) merupakan asosiasi tenaga ahli di bidang Teknik Penyehatan (TP) dan Teknik Lingkungan (TL) yang mencakup penyediaan air bersih, pengelolaan sampah, pengelolaan limbah cair, pengendalian pencemaran udara, pengelolaan limbah B3, pemulihan kerusakan lingkungan, dan drainase. Dibentuk di Bandung pada Oktober 1977, IATPI saat ini memiliki 1000 anggota lebih yang bertugas di pemerintah, swasta, perguruan tinggi, LSM, dan lainnya. Selain menjalankan sertifikasi Manajer Pengendalian Pencemaran Air (MPPA), IATPI juga menjalankan sertifikasi tenaga ahli TL bidang jasa konstruksi. IATPI terlibat di kajian kebijakan, disain produk, pelatihan, dan pameran teknologi di bidang TP/TL. (Source: https://iatpi.org/)

Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Islam Indonesia mengucapkan selamat atas dilantiknya Bapak Luqman Hakim, ST. M.Si (Dosen dan Koordinator Laboratorium TL UII) sebagai Ketua Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) – Daerah Istimewa Yogyakarta Periode 2019 – 2023. Prosesi pelantikan dilaksanakan pada hari Jum’at 3 Mei 2019 oleh Ketua Umum IATPI Pusat Bapak Dr. Ir. H. Khalawi Abdul Hamid, MSc., M.M di Yogyakarta.

Selamat mengabdi dan berkarya Pak Luqman!

 

Ulfa Nurmalia lulus dengan predikat Cumlaude (IPK 3.87) di Teknik Lingkungan UII dengan masa studi 3.5 tahun (7 semester) Ulfa sendiri memilih topik Tugas Akhir “Identifikasi Permasalahan Sistem Penyediaan Air Minum di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta”

Ulfa mengakui jika awalnya kurang berminat & kurang mengerti apa itu teknik lingkungan. Namun setelah menjalani proses perkuliahan ternyata tidak diragukan lagi dan mengaku bersyukur bisa tersesat di jalan yang benar. Menurutnya jurusan teknik lingkungan itu paket komplit, karena lapangan pekerjaannya luas banget jadi kita bisa masuk ke perusahaan manapun karena hampir semua sektor akan membutuhkan sarjana teknik lingkungan.

Ketika ditanya tentang kesan selama kuliah, ulfa merasa seperti mendapatkan sebuah keluarga baru dengan suasana yang menyenangkan, hubungan sesama teman, kakak-adik angkatan, hingga dosennya pun seperti tidak ada jarak. Bahkan menurutnya tempat nongkrong terbaik di kampus itu ada di ruang jurusan, jadi jangan heran kalau ruang jurusan selalu ramai dengan mahasiswa walaupun hanya sekedar menumpang ngobrol.

Pengalaman lain selama kuliah yang berkesan menurut ulfa yaitu ketika menjadi tutor mata kuliah mekanika fluida dan satuan proses. Dari pengalaman tersebut dia belajar jika berbagi ilmu dengan sesama dapat memberikan kepuasan batin yang luar biasa terlebih ketika apa yang kita beri dapat bermanfaat dan membantu adik-adik mahasiswa TL UII.

Lalu bagaimana caranya agar bisa lulus cepat dengan prestasi akademik yang membanggakan? Ulfa mengaku tidak punya trik khusus, Kuncinya cuma 1, nggak boleh mager. Terutama saat mengerjakan TA harus bisa menahan dulu nafsu untuk main, santai, nongkrong, pokoknya janga pernah menunda-nunda. Lalu membangun chemistry yang baik dengan dosen pembimbing juga berpengaruh, agar proses bimbingan berjalan lancar & membuat semangat untuk menyelesaikan TA.