Dalam rangka meningkatkan pengembangan teknologi dan management sumber daya air di Indonesia, Teknik Lingkungan, FTSP, Universitas Islam Indonesia (UII) bekerjasama dengan Universitas Rhode Island (URI), US mengadakan “International Short Course” dengan tema Water Resources Management. Kegiatan ini menggambarkan dan menjelaskan konsep dan instrumen dalam menganalisis dan mempengaruhi pengaturan formal dan informal dalam pengelolaan air, termasuk hukum, lembaga, dan sosial.

Workshop ini diadakan pada tanggal 11-13 Mei 2015 dengan diikuti oleh 30 peserta dari perwakilan beberapai wilyah di indonesia, dalam bidang akademisi, profesional, stakeholder, dan dalam sektor pemerintah. Selama 2 hari peserta mendapat penjalasan yang komprehensif mengenai teknologi air bersih dan management yang dibutuhkan untuk menjamin keberlangsungan dari kualitas, kuantitas, dan kontinuitas air. Salah satunya adalah wawasan teknologi terkini, River bank filtration yang disampaikan oleh Prof.Thomas Boving (URI). dan Dr. Ir. Ruzardi, MS (Dekan dan Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII) menjelaskan paparan mengenai kondisi sumber daya air di dalam suatu permukiman di Indonesia. Acara ini juga didukung oleh Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS), dengan menghadirkan Ketua Bidang BBWS, Bpk.Ir.Agus Suprapto Kusmulyono,M. Eng. Ph. D. Selain itu, workshop ini juga menghadirkan Bpk.Dr. rer.nat. Doni Prakasa Eka Putra, ST., MT. dan dengan Drs. Totok Pratopo (Perwakilan Ketua Komunitas Sungao Code, Yogyakarta ) dengan membahas isu kritis kondisi air tanah yang terjadi di Yogyakarta.

 

Embung TambakBoyo

Pada hari ketiga, acara dilanjutkan dengan mengunjungi beberapa tempat kawasan konservasi sumber daya air di wilayah yogyakarta. Lokasi pertama adalah Embung Tambak Bayan sebagai salah satu sarana konservasi air tanah yang dimiliki oleh BBWS. Sedangkan lokasi kedua adalah Ledok gebang (Fishing and Resto), lokasi wisata dengan memanafaatkan potensi aliran air sungai, dengan teteap memperhatikan konservasi lingkungan alami.

Air adalah hak untuk setiap orang, namun semakin pesatnya pertumbuhan manusia akan mengakibatkan water crisis di seluruh dunia, khususnya Indonesia. We’re rich with water, but have to consider about its sustainability with management and technology development. Pencapaian keberlangsungan eksistensi air, perlu adanya kerjasama dari pihak pemerintah, masyarakat, dan stakeholder yang sinergis.

Salam Lestari dari Teknik Lingkungan UII

                                            

 Ledok Gebang