Kepedulian mahasiswa terhadap kualitas air guna mempelajari tata cara mengembalikan kualitas air dengan absorbent dari limbah industri. Kini 2 (dua) mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan  Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) Adam Ikhya Alfarokhi (12513134) dan Anandhitya Rheza Adrian (11513057), Rabu (25 Maret 2015) telah kembali ke tanah air Indonesia setelah hampir 1 (satu) bulan melaksanakan penelitian di Hokkaido University, Japan. Adam Ikhya Alfarokhi menjelaskan bahwa selama di Jepang mereka mempelajari tata cara pengembalian kualitas air melalui sistem adsorpsi dan berkonsentrasi pada pembuatan adsorben baru yang berbiaya rendah (low cost treatment).  Selama di Jepang, Adam dan Rheza, dibawah bimbingan langsung Prof. Shunitz Tanaka dan mahasiswa program master di sana, mempelajari secara langsung bagaimana mengembalikan kualitas air dengan sistem adsorpsi.

“Ada lima topik utama yang saya pelajari di Tanaka’s Lab bersama para senpai disana, beberapa yang menarik adalah Electrokinetic Remediation dan Adsorption dengan menggunakan Magnetic Chitosan dan yang menggunakan bahan lokal seperti Sasa (japan bamboo).” tambah Adam. Selain pengalaman bekerja di Laboratorium yang sangat lengkap dan canggih, mereka tak lupa belajar mengenai budaya Jepang yang sangat bagus bila dikulturkan dan di adaptasi di Indonesia, diantaranya adalah budaya belajar, semangat bekerja, disiplin, saling menghargai dan yang paling menarik adalah bahwa di Sapporo, Hokkaido merupakan kota yang nyaman dan aman untuk dihuni.

Kesempatan untuk dapat melanjutkan studi tingkat S2 (Master Course Program) di Hokudai terutama di GSES (Faculty of Environmental Science) sangat terbuka bagi keduanya. “We hope both of you can continue your study in here, but actually you have to compete with another student from another country if you want study in here” Tanaka Sensei said, tambah Adam ketika ditanya untuk lanjut sekolah disana. Harapannya setiap tahun program Laboratory Works atas hasil MoA FTSP UII dengan GSES Hokudai dapat berlanjut terus dan ditambah mengenai kuota mahasiswa yang dapat menjajal pengalaman di Jepang.