PROGRAM MAGISTER TEKNIK LINGKUNGAN (MTL)
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA (UII)

SK Mendikbudristek No. 631/E/O/2022

Tentang MTL UII

Program Studi Teknik Lingkungan (PSTL) Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai salah satu prodi ternama dan acuan di Indonesia terus mengikuti perubahan zaman dan berkontribusi dalam pengembangan keilmuan teknik lingkungan untuk membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Tingginya kebutuhan lulusan Teknik Lingkungan di sektor kepemerintahan, instansi, industri, dan praktisi menjadikan dasar pendidikan Magister Teknik Lingkungan untuk menjawab tantangan dan kebutuhan tersebut. Oleh sebab itu, kurikulum Program Magister Teknik Lingkungan (PMTL) fokus untuk mencetak lulusan yang memiliki core skill pada inovasi dan pengelolaan lingkungan, dan soft skill pada sikap, pola pikir, dan pemodelan lingkungan. PSTL UII juga telah didukung oleh fasilitas pendidikan unggul dan laboratorium mutakhir untuk menunjang kegiatan pendidikan dan penelitian mahasiswa PMTL UII.

Peminatan

  • Rekayasa Infrastruktur Lingkungan
    Fokus pada pengembangan inovasi dan upgrading pengelolaan air limbah.
  • Manajemen Lingkungan
    Fokus pada analysis pencemaran, manajemen risiko, dan pengelolaan lingkungan.

Visi

Mewujudkan program studi yang rahmatan lil’alamin, terdepan, dan kontributif pada pengembangan dan penerapan rekayasa infrastruktur dan manajemen lingkungan yang bersaing di tingkat internasional.

Misi

  • Menyiapkan lulusan yang berilmu amaliah, beramal ilmiah, berkebangsaan, mandiri, serta profesional di bidang rekayasa infrastruktur dan manajemen lingkungan.
  • Membentuk lulusan yang unggul, produktif, dan inovatif dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan untuk menunjang pembangunan berkelanjutan.
  • Mencetak lulusan yang intelektual, menguasai bidang sains dan teknologi atau manajemen lingkungan yang dapat berkontribusi aktif memajukan lingkungan, masyarakat, dan bangsa.

Keunikan

Kurikulum PMTL UII didesain berbasiskan tema “teknologi lingkungan yang tangguh dan adaptif dalam menyelesaikan permasalahan/resiko lingkungan” atau “environmental risk based resilient and adaptive environmental technology”.

Keunggulan

  • Kurikulum berbasis outcome based education (OBE).
  • Fasilitas kelas VIP dan laboratorium modern.
  • Partnership dari beberapa negara di Asia, Amerika, dan Eropa.
  • Potensi exchange student dan penelitian di negara partnership.