Environment Engineering Department

.::. Berkat Doa dan Kerja Keras Segenap Civitas Akademika Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia, Alhamdulillah... Program Studi Teknik Lingkungan dapat memperoleh AKREDITASI A (berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No. 034/BAN-PT/Ak-XIV/S1/X/2011) .::.
Sambutan Ketua Prodi
Written by Administrator   
Monday, 10 October 2011
 
Assalamu’alaikum Wr. Wb

ImageSelamat datang di web Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia. Web ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi dengan masyarakat untuk mengenal lebih dekat profil Program Studi, sistem pendidikan, dan pengembangan keilmuan teknik lingkungan yang telah dilakukan.

Program Studi Teknik Lingkungan yang berdiri pada tanggal 22 September 1999 sesuai dengan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 413/DIKTI/kep/1999 telah melakukan akselerasi dengan pesat guna menghadapi persaingan global baik antar perguruan tinggi maupun tuntutan sektor industri. Diperolehnya Akreditasi A oleh BAN PT (berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No. 034/BAN-PT/Ak-XIV/S1/X/2011) pada tahun 2011, sertifikasi ISO 9001:2008 dari TUV Rheinland untuk sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi dan akreditasi laboratorium sesuai ISO/IEC 17025 untuk kategori laboratorium penguji merupakan salah satu bukti bahwa pengelolaan sistem pendidikan dilakukan sesuai dengan standarisasi baik nasional maupun internasional yang berlaku.

Program Studi Teknik Lingkungan memiliki visi jangka panjang yang sangat kuat guna menghadapi tantangan yang akan dihadapi yaitu dengan visi:

 “Mewujudkan program studi Teknik Lingkungan yang Rahmatan Lil’alamin sebagai pilar utama di bidang perekayasaan lingkungan dalam persaingan global”.

Nilai yang terkandung dari visi tersebut yaitu Values yang merupakan penjabaran dari Rahmatan Lil’alamin/bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya, Perfection yang merupakan komitmen keunggulan (pilar utama) dan Innovative yang merupakan suatu harapan bahwa lulusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia mampu bersaing secara global.

Pendidikan pada Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia diarahkan menuju kepada keunggulan kompetitif (competitive advantage) untuk menghasilkan profesional yang mampu mendesain, membangun, mengoperasikan dan memelihara fasilitas pengelolaan lingkungan, khususnya dalam lingkup pekerjaan penyediaan air bersih, pengelolaan persampahan, pengelolaan air limbah dan pengelolaan kualitas udara.

Semoga web ini dapat memberikan informasi yang memadai bagi anda dan bilamana diperlukan informasi lebih lanjut dipersilahkan menghubungi pada kontak yang tersedia pada web ini.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb


Luqman Hakim, ST. M.Si
Ketua Program Studi

 
 
Pelatihan OHSAS 18001:2007 Periode III di CETS TL UII
Written by Administrator   
Sunday, 13 May 2012
ImageCenter for Environmental Technology Study Universitas Islam Indonesia atau yang lebih dikenal dengan CETS UII kembali mengadakan pelatihan OHSAS 18001:2007 periode ke-3 pada 12-13 Mei 2012 bertempat di Ruang Sidang Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia (FTSP-UII). Menghadirkan pembicara yang sudah tidak asing lagi, bapak Aris Ika Nugrahanto. Beliau merupakan seorang trainer dan konsultan profesional di bidang OHSAS 18001 dan ISO 14001.
 
Read more...
 
Kuliah Pakar "Technopreneurship dalam Pengelolaan Sampah"
Written by Administrator   
Tuesday, 01 May 2012
ImageSelama ini status kemahasiswaan dianggap sebagai agent of change. Istilah ini tidak sembarangan diberikan pada mereka yang “bangga” dengan kemahasiswaannya. Sebagai mahasiswa, sangatlah penting “memanfaatkan” status kemahasiswaannya untuk mendapatkan ilmu sebanyak mungkin terutama dalam hal peningkatan skill. Dengan bekal ilmu tersebut diharapkan mahasiswa dapat memiliki cukup bekal untuk menghadapi masa depannya dan ketika ia lulus, mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitarnya. Dengan kata lain, ketika seorang mahasiswa telah mendapatkan gelarnya, ia mampu memiliki usaha sendiri tanpa harus menunggu panggilan dari perusahaan atau berebut untuk mendaftar menjadi PNS.

Kemampuan berwirausaha inilah yang coba ditingkatkan oleh seorang alumni Teknik Lingkungan UII, Yusuf Aditya dalam sebuah kuliah Technopreneurship Persampahan, Kamis 29 Maret 2012 lalu. Ia merupakan pengusaha daur ulang sampah menjadi tali rafia dan mulai belajar mengembangkan skill semenjak duduk di bangku kuliah. Tidak banyak yang ia ceritakan tentang usaha yang dirintisnya namun dalam kuliah ini ia banyak memotivasi mahasiswa untuk segera mengembangkan diri menjadi seorang wirausaha sehingga saat ia lulus, tidak hanya ijazah yang ia banggakan, namun juga bisnis yang telah ia rintis.

Read more...
 
Indonesia “Tong Sampah Limbah B3 Dunia” di Masa Mendatang?
Written by Administrator   
Friday, 30 March 2012
ImageBelum lama ini kita sempat dihebohkan dengan berita masuknya limbah B3 ke Indonesia.  Beberapa waktu yang lalu Dinas Bea Cukai mendapati sebanyak 113 kontainer yang berisi limbah scrap logam yang terkontaminasi limbah B3 (Republika Online, Kamis 1/3). Limbah B3 adalah Limbah bahan berbahaya dan beracun disingkat Limbah B3 adalah sisa suatu usaha dan / atau beracun yang karena sifat dan / atau konsentrasinya dan / atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan / atau merusakkan lingkungan hidup dan / atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain (PP No. 18 1999 Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun).
 
Read more...
 
Delegasi AS “belajar” Pengelolaan Sungai Code
Written by Administrator   
Friday, 23 March 2012
ImageSecara umum sungai yang masuk wilayah perkotaan di Indonesia selalu dipenuhi dengan permukiman penduduk yang padat. Kondisi ini dismaping secara social rentan terhadap konflik, juga menimbulkan masalah lingkungan. Berbagai data menunjukkan bahwa kualitas air sungai begitu masuk perkotaan cenderung drop, menurun, karena limbah yang dibaung oleh masayarakat dan industry melebihi daya tamping sungai.
Read more...
 
Air, Pangan, dan Perubahan Iklim
Written by Administrator   
Friday, 23 March 2012
ImageTema World Water Day pada tahun 2012 ini adalah ”Water and Food Security”. Tema ini mengingatkan kita bahwa air merupakan salah satu faktor penting dalam memproduksi pangan. Air yang masuk ke tubuh manusia,selain melalui minuman,juga melalui makanan.Tidak mengherankan apabila ada pernyataan yang mengatakan bahwa ”manusia adalah air”, hal itu mengingat 70%–80% tubuh manusia terdiri atas air. Masalah yang berhubungan dengan sumber daya air di dunia saat ini semakin serius.
 
Masalah tersebut, antara lain (1) Terlalu sedikit (kekeringan) atau terlalu banyaknya air (banjir); (2) Distribusi yang tidak merata; dan (3) Kualitas sumber daya air yang trennya cenderung terus menurun. Krisis air ini juga melanda Indonesia.Secara umum,negara kita ini merupakan salah satu dari 10 negara yang kaya air. Konon,beberapa data menunjukkan bahwa Indonesia memiliki 6% persediaan air dunia atau sekitar 21% dari persediaan air Asia Pasifik.

Namun, pada kenyataannya,dari tahun ke tahun negeri ini mengalami krisis air. Agus Dharma (2010) juga menyebutkan bahwa ketersediaan air di Indonesia sebenarnya sangatlah berlimpah, yakni sekitar 15.000 meter kubik per kapita per tahun, jauh di atas rata-rata dunia yang hanya 8.000 meter kubik per kapita per tahun.
 
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>