Laboratorium Bioteknologi Lingkungan

Laboratorium Bioteknologi Lingkungan merupakan ekspansi dari Laboratorium Mikrobiologi dalam rangka mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia. Laboratorium Bioteknologi Lingkungan mendukung proses pendidikan dan penelitian secara khusus pada aplikasi mikrobiologi dalam penyelesaian masalah lingkungan dengan penerapan beberapa ilmu seperti; pengolahan limbah secara biologi, remediasi lingkungan tercemar, and microbial trace.

Untuk rencana jangka pendek, laboratorium Bioteknologi Lingkungan sedang berupaya untuk meningkatkan pengolahan limbah batik dan penanggulangan bahaya limbah batik terhadap lingkungan yang dirasa masih belum maksimal.

Laboratorium ini memiliki alat penunjang penelitian seperti LAF, autoclave, incubator, centrifuge, dryer, furnace dan lainnya. Beberapa alat penunjang lainnya sedang dalam tahap pengajuan untuk mensupport pengembangan laboratorium.

Berikut ini adalah profil anggota Laboratorium Bioteknologi Lingkungan:
Dr. Joni Aldilla Fajri, ST., M. Eng. Topik penelitian yang pernah dilakukan seperti analisis kualitas air, pengolahan limbah rumah tangga, bioremediasi dan mikrobiologi molekular.
Any Juliani, ST, M.Sc. Topik penelitian yang pernah dilakukan antara lain degradasi senyawa 23-Dikloropropolen secara aerobik, proteksi kualitas air secara alami dengan mengguanakan wetland dan kajian kerusakan banguan akibat erupsi Gunung Merapai di Yogyakarta.
Andik Yulianto ST, MT. Topik penelitian yang pernah dilakukan antara lain penggunaan bulu ayam sebagai bioabsorben penghilangan Chromium (Cr) pada air minum, evaluasi pengolahan limbah rumah tangga dan remediasi lumpur tambak udang sebagai pupuk. Saat ini beliau sedang tugas belajar untuk program S3 di Institut Teknologi Bandung.

Dr. Awaluddin Nurmiyanto, ST., M.Eng. Topik penelitian yang pernah dilakukan antara lain penggunaan keramik lokal sebagai filter untuk pengolahan air dan analisa pollutan ion organik pada air sumur dengan menggunakan photo-catalytic.
Dewi Wulandari, Ph.D.